Jejaki mimpi, selagi mimpi itu dapat dipijak
Pixabay.com Jejaki Mimpi, selagi mimpi itu dapat terinjak. Agak sedikit gimana memang judulnya, tapi ya memang itu gambaran perasaan yang saya alami sekarang. #Throwback satu tahun yang lalu itu masa dimana saya belum menemukan jati diri saya sepenuhnya, saya tersesat, tapi terlalu angkuh untuk mengakui kalau saya itu tersesat, beribu cara sudah saya tempuh untuk melubangi persepsi orang disekitar saya bahwa apa yang saya lakukan itu 100% benar dan bersifat absolut, tapi hanya untuk diri saya sendiri tanpa berpikir bagaimana dampaknya terhadap orang lain, termasuk orang tua saya. Ketika semua orang sibuk dengan perkuliahan dan mencari pekerjaan, saya juga mencari, tapi tidak terlalu berusaha, karena saya percaya dengan mimpi yang sudah tertancap di kepala saya terlalu lama, bukan tidak mungkin mimpi itu diraih, sangat mungkin, bahkan bagi sebagian orang, hanya saja planning saya yang termamat buruk, tanpa mengindahkan konsekuensi ke depannya nanti. ...